Pelita Jaya (PJ) Jakarta menghadapi situasi sulit menyongsong Flexi NBL Indonesia 2011-2012 seri V. Itu terjadi setelah enam pilar PJ sakit.
Di antaranya, Andy "Batam" Poedjakesuma, Dimas Aryo Dewanto, Ary Chandra, serta Juliano Gandhi Sucipto. Enam pemain tersebut tidak bisa menjalani latihan rutin yang dimulai di Hall Basket, Senayan, Jakarta kemarin (1/3).
Kondisi Dimas yang masih menjadi teka-teki. Lututnya belum sembuh total setelah cedera di seri III Palembang. Di seri IV Bali mantan penggawa Bimasakti Malang tersebut tidak sekali pun turun gelanggang. Pelatih PJ Rastafari Horongbala menyatakan bahwa peluang Dimas turun di seri V yang dilaksanakan di DBL Arena, Surabaya, 10-18 Maret mendatang, masih tentatif.
Rastafari berharap, mantan penggawa timnas Indonesia tersebut sembuh sebelum bertolak ke Surabaya. "Kami berharap, Dimas bisa sembuh sehingga bisa bermain. Keberadaannya akan sangat membantu tim. Kami akan lihat dulu bagaimana perkembangannya," terangnya setelah latihan.
Dimas memang sudah berlatih. Namun, dia belum bisa maksimal. Dia mengakui bahwa kondisinya belum berada dalam performa terbaik. Dia berharap sembuh sehingga mampu membantu PJ meraih hasil maksimal di Surabaya. "Kondisi saya memang membaik, tapi belum 100 persen. Saya ingin sekali bermain di Surabaya," ujarnya.
PJ bakal menghadapi jadwal yang cukup ringan di Surabaya. Lawan terkuat mereka adalah Muba Hangtuah Indonesia Muda Sumsel serta CLS Knights Good Day Surabaya. Meski demikian, mereka wajib mewaspadai tiga lawan lainnya, Bimasakti, BSC Jakarta, serta NSH GMC Riau. (ru/c12/diq)
Story Provided by Jawa Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar